Zulkifli Hasan

Zulkifli Hasan Pantau Langsung Pelaksanaan Program MBG Ramadhan di Malang

Zulkifli Hasan Pantau Langsung Pelaksanaan Program MBG Ramadhan di Malang
Zulkifli Hasan Pantau Langsung Pelaksanaan Program MBG Ramadhan di Malang

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Munawwariyah, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, untuk meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan. 

Kegiatan ini bertujuan memastikan program MBG berjalan lancar dan tepat sasaran. Zulkifli ingin langsung melihat antusiasme penerima manfaat serta efektivitas distribusi di lapangan.

Peran Strategis Program MBG

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli menekankan bahwa MBG berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. Program ini diharapkan menjadi fondasi utama untuk mencetak generasi sehat dan cerdas. “Pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi utama untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asupan nutrisi sejak dini akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia ke depan. Oleh karena itu, program MBG harus berkelanjutan dan tepat sasaran. Langkah ini mencakup berbagai jenjang usia, termasuk anak-anak di lingkungan pesantren.

Distribusi MBG di Lingkungan Pesantren

Setelah menyapa para santri dan santriwati, Zulkifli Hasan membagikan paket MBG bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari para penerima manfaat. Pembagian paket ini menjadi momen untuk memastikan program MBG bisa diterima secara merata dan efisien.

Selain itu, peninjauan ini memungkinkan pihak kementerian menilai kebutuhan tambahan jika terjadi kekurangan distribusi. Pemerintah ingin memastikan setiap anak memperoleh gizi optimal selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi evaluasi lapangan agar program berjalan sesuai target.

Manfaat Gizi untuk Generasi Penerus

Zulkifli menekankan pentingnya gizi sebagai fondasi kesehatan dan kecerdasan anak. Dengan asupan nutrisi yang tepat, anak-anak dapat tumbuh dengan optimal. “Pemenuhan gizi sejak dini akan berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan,” kata Zulhas.

Selain itu, kegiatan MBG mendukung pola hidup sehat dan menumbuhkan kesadaran pentingnya nutrisi. Program ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga pendidikan gizi bagi generasi muda. Hal ini diharapkan mempengaruhi perilaku anak secara positif hingga dewasa.

Optimalisasi dan Keberlanjutan Program

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan distribusi MBG optimal di seluruh Indonesia. Zulkifli menekankan bahwa program harus berjalan konsisten dan tepat sasaran. Dengan evaluasi langsung, kementerian dapat memperbaiki mekanisme distribusi dan memperluas cakupan penerima manfaat.

Selain itu, keberlanjutan program akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan generasi muda. Pemerintah menargetkan agar semua anak di pesantren dan wilayah terpencil tetap menerima asupan gizi memadai. Sinergi antara kementerian dan pemerintah daerah diharapkan memperkuat efektivitas program MBG Ramadan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index