Jasa Raharja

Jasa Raharja Siapkan Layanan Lengkap Demi Suksesnya Mudik Gratis BUMN 2026

Jasa Raharja Siapkan Layanan Lengkap Demi Suksesnya Mudik Gratis BUMN 2026
Jasa Raharja Siapkan Layanan Lengkap Demi Suksesnya Mudik Gratis BUMN 2026

JAKARTA - Menjelang Idulfitri 1447 H, Jasa Raharja kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis sebagai bagian dari Mudik Gratis BUMN 2026. 

Program ini menjadi salah satu layanan mudik yang dinanti masyarakat karena mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses. Tahun ini, Jasa Raharja menargetkan 23.500 pemudik, meningkat 11,41 persen dari tahun sebelumnya.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Raharja, mengatakan, “Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan serta menghadirkan kehadiran negara secara nyata.”

Target Pemudik dan Armada

Program Mudik Gratis BUMN 2026 menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 BUMN dan anak perusahaannya. 

Moda transportasi yang digunakan meliputi bus, kereta api, dan kapal laut menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jasa Raharja menambah armada dan titik keberangkatan untuk menjangkau lebih banyak pemudik sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.

Awaluddin menegaskan, peningkatan armada bukan sekadar kuantitas, tetapi kualitas layanan. “Kami pastikan setiap armada laik jalan dan pengemudinya kompeten,” ujarnya. Langkah ini juga sejalan dengan tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” yang mengedepankan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pemudik.

Layanan Inklusif dan Titik Keberangkatan

Salah satu inovasi tahun ini adalah bus khusus untuk disabilitas agar mudik lebih inklusif dan ramah bagi semua lapisan masyarakat. Pusat pemberangkatan utama direncanakan di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026. Hal ini memungkinkan masyarakat dari berbagai wilayah dapat dengan mudah mengakses layanan Mudik Gratis.

Ibu Anita, salah satu peserta, menceritakan pengalamannya. “Saya sudah ikut program ini lima kali berturut-turut. Setiap tahun layanan terasa lebih tertata, nyaman, dan mudah prosesnya. 

Rasanya lebih tenang karena diperhatikan dengan baik,” ujarnya. Keberadaan bus inklusif ini juga menunjukkan komitmen Jasa Raharja untuk memberi kesempatan mudik yang setara bagi semua.

Distribusi Moda dan Dukungan Provinsi

Selain layanan langsung, Jasa Raharja menyediakan moda bus bagi pemerintah provinsi dengan total 3.599 pemudik. Jawa Timur mendapat 25 bus untuk 1.075 orang, Jawa Tengah 16 bus untuk 864 orang, dan Jawa Barat 10 bus untuk 480 orang. 

Provinsi lain seperti Sumatera Selatan, Aceh, Sulawesi Selatan, Banten, dan Sulawesi Tengah juga menerima armada sesuai kebutuhan lokal.

Langkah ini membantu pemerintah memastikan arus mudik lebih aman dan teratur. Awaluddin menegaskan koordinasi dengan otoritas terkait terus dilakukan agar keselamatan transportasi tetap menjadi prioritas. Dengan penyediaan armada tambahan, masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih nyaman dan selamat.

Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Prima

Aspek keselamatan menjadi fokus utama selama pelaksanaan program Mudik Gratis 2026. Jasa Raharja memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan berjalan baik. Tujuannya, agar setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan membawa cerita kebahagiaan.

Awaluddin menambahkan, program ini bukan sekadar transportasi, melainkan wujud tanggung jawab sosial Jasa Raharja. “Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran negara dan mendapatkan mudik yang aman. 

Keselamatan, kenyamanan, dan inklusivitas menjadi prioritas utama,” ujarnya. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang, selamat, dan penuh harapan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index