Dzikir Dianjurkan 10 Hari Terakhir Ramadhan Penuh Keutamaan

Kamis, 05 Maret 2026 | 10:04:22 WIB
Dzikir Dianjurkan 10 Hari Terakhir Ramadhan Penuh Keutamaan

JAKARTA - Sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan suasana berbeda bagi umat Muslim. Intensitas ibadah meningkat, masjid-masjid semakin ramai, dan hati terasa lebih tergerak untuk mendekat kepada Allah SWT. 

Pada fase inilah, dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi amalan utama yang diperbanyak demi meraih keberkahan dan ampunan.

Dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir merupakan amalan ibadah yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. 

Dengan memahami dzikir dan doa yang tepat, umat Muslim dapat meraih keberkahan, mendapatkan pengampunan dosa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir menjadi sarana utama untuk memperkuat iktikaf, memperbanyak sholat malam, dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadhan. Amalan ini bukan sekadar ritual, melainkan bentuk kesungguhan seorang Muslim untuk memanfaatkan kesempatan malam lailatul qadar.

Sepuluh hari terakhir Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa. Nabi Muhammad ? bersabda:

???? ????? ???????? ???????? ???????? ????????????? ?????? ???? ??? ????????? ???? ????????
Man q?ma lailat al-qadr ?m?nan wa ihtis?ban ghufira lahu m? taqaddama min dhanbih

Artinya: “Barang siapa yang menghidupkan malam lailatul qadar dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

Dalam praktiknya, dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir dapat berupa doa khusus, sholat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak istighfar. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:

?????????? ??????? ??????? ??????? ????????? ??????? ??????
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memberi maaf, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Keutamaan Dzikir Di Sepuluh Hari Terakhir

Dzikir dan doa di sepuluh hari terakhir memiliki keutamaan besar. Rasulullah ? sering mengencangkan ibadahnya, memperbanyak sholat malam, dan memperbanyak doa pada periode ini. Hal ini untuk mencari malam lailatul qadar, yang lebih baik dari seribu bulan.

Melakukan dzikir pada sepuluh hari terakhir meningkatkan kesadaran spiritual. Umat Muslim dapat merenungkan makna ibadah, memperbaiki diri, dan menata hati agar lebih ikhlas dalam menjalankan perintah Allah.

Dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir juga mendorong umat Muslim menahan diri dari hal-hal yang sia-sia. Fokus pada ibadah sunnah, doa, dan sholat malam menjadi prioritas.

Dalam kajian fiqih, sepuluh hari terakhir dianggap sebagai momentum untuk meraih pahala maksimal. Nabi ? pernah bersabda:

«???????? ????? ????????? ??????????? ???? ?????????»
Ihri? ‘ala al-‘ashr al-?w?khir min Ramadhan

Artinya: “Bersemangatlah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.”

Itikaf Sebagai Penguat Dzikir

Itikaf adalah ibadah berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah. Dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir sebaiknya disertai itikaf, agar malam-malam Ramadhan digunakan seoptimal mungkin.

Dalam itikaf, seorang Muslim disunnahkan memperbanyak sholat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan dzikir khusus malam lailatul qadar. Aktivitas ini meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Itikaf memiliki rukun penting: niat dalam hati untuk itikaf, tetap berada di masjid, dan meninggalkan kegiatan duniawi yang mengganggu.

Ayat Al-Qur’an yang menjelaskan itikaf adalah:

??????? ?????? ???????? ?????????? ????????? ?????? ??????????? ? … ????? ??????????????? ?????????? ?????????? ??? ????????????
U?illa lakum lailata?-?iy?mi ar-raf?u il? nis?’ikum … wa l? tub?šir?hunna wa antum ‘?kif?na f?l-mas?jid

Artinya: “Dihalalkan bagi kamu pada malam bulan puasa bercampur dengan istri-istrimu… tetapi janganlah kamu campuri mereka saat beri’tikaf di masjid.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Doa Dan Sholat Malam Lailatul Qadar

Dalam sepuluh hari terakhir, umat Muslim dianjurkan membaca doa khusus:

«?????????? ??????? ?? ?????? ???? ?????»
Allahumma aj‘aln? min ‘utaq?’i syahr Ramadhan

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang dibebaskan dari neraka di bulan Ramadhan.”

Sholat malam (qiyamullail) menjadi bagian utama dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir. Rasulullah ? memperbanyak sholat malam, terutama pada sepuluh malam terakhir.

Qiyamullail dapat dilakukan sendiri atau berjamaah di masjid. Pahala sholat malam berlipat ganda pada malam lailatul qadar, sehingga dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah ini.

Sholat sunnah witir menjadi penutup setiap malam. Bacaan doa witir dapat dikombinasikan dengan dzikir agar semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Tilawah, Istighfar, Dan Sedekah

Selain sholat malam, membaca Al-Qur’an menjadi dzikir utama sepuluh hari terakhir. Rasulullah ? meningkatkan tadabbur dan tilawah Al-Qur’an untuk mendekatkan diri pada Allah.

Setiap ayat yang dibaca dapat menjadi syafaat di hari kiamat. Dzikir ini membantu umat Muslim menyeimbangkan amalan antara sholat, doa, dan membaca Al-Qur’an.

Dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir juga menekankan taubat dan istighfar. Mengakui kesalahan dan memohon ampunan menjadi inti ibadah yang dicontohkan Nabi ?.

Doa istighfar yang dianjurkan:

«???????????? ??????? ?????? ???? ????? ?????? ????????? ????????»
Astaghfirull?h rabb? min kulli dhanbin wa at?bu ilayh

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah, Tuhanku, dari segala dosa, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Selain dzikir dan doa, sedekah menjadi bagian ibadah sepuluh hari terakhir. Pahala sedekah dilipatgandakan pada malam lailatul qadar. Menyisihkan harta untuk fakir miskin sekaligus meningkatkan ketakwaan.

Untuk memaksimalkan ibadah, buat jadwal harian yang mencakup sholat sunnah, dzikir, doa, dan tilawah. Konsistensi penting agar setiap malam sepuluh terakhir Ramadhan dimanfaatkan optimal.

Dzikir yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir menjadi amalan inti untuk meraih malam lailatul qadar. Dengan doa, sholat malam, istighfar, itikaf, dan sedekah, umat Muslim dapat memperoleh pengampunan, keberkahan, dan pahala yang berlimpah.

Terkini