JAKARTA - Ramadhan selalu menjadi momen penuh berkah dan kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Banyak yang sibuk merencanakan ibadah besar seperti khatam Al-Qur'an, shalat tarawih berjamaah, atau menyiapkan hidangan berbuka yang istimewa.
Namun, di balik rutinitas tersebut, seringkali amalan sunnah yang sederhana justru terlupakan, padahal memiliki nilai pahala yang besar di sisi Allah.
Sunnah sederhana yang dimaksud adalah amalan-amalan kecil yang mudah dilakukan, tidak memerlukan biaya besar, namun sangat berharga jika dilaksanakan dengan ikhlas. Menghidupkan sunnah ini dapat memberikan dampak positif dalam ibadah kita di bulan suci. Berikut beberapa sunnah yang sering terlupakan namun sangat mudah untuk dilakukan di bulan Ramadhan.
Doa Memasuki Bulan Ramadhan
Salah satu sunnah yang sering terlewatkan adalah doa ketika memasuki bulan Ramadhan. Setelah hilal terlihat dan bulan Ramadhan dimulai, sangat dianjurkan untuk membaca doa ini. Doa ini memohon kepada Allah agar diberikan keberkahan, keamanan, dan keimanan dalam menjalani bulan penuh berkah ini. Rasulullah SAW mengajarkan doa yang berbunyi:
?????????? ????????? ????????? ??????????? ????????????? ?????????????? ?????????????? ?????? ????????? ???????
"Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah."
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah bulan ini sebagai bulan yang penuh keberkahan, keimanan, keselamatan, dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah" (HR. Ahmad dan Tirmidzi).
Doa sederhana ini memohon agar bulan Ramadhan yang akan kita jalani dipenuhi dengan kebaikan dan perlindungan dari Allah. Memulai bulan Ramadhan dengan doa ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan berharap akan berkah yang melimpah.
Memperbarui Niat Setiap Hari
Niat adalah dasar dari segala amalan. Sayangnya, memperbarui niat setiap hari sering kali dilupakan, padahal menurut mazhab Syafi'i, niat untuk puasa harus diperbarui setiap malam sebelum sahur. Banyak orang menganggap niat cukup sekali di awal Ramadhan, padahal dengan memperbarui niat setiap hari, kita menyadari bahwa puasa yang kita jalani adalah semata-mata karena Allah.
Rasulullah SAW bersabda:
???????? ???????????? ?????????????? ?????????? ??????? ??????? ??? ?????
"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan bagi setiap orang sesuai dengan apa yang ia niatkan" (HR. Bukhari dan Muslim).
Dengan memperbarui niat setiap malam, kita tidak hanya menjalankan puasa, tetapi juga memastikan bahwa setiap amal yang kita lakukan di bulan suci ini menjadi ibadah yang bernilai pahala. Ini membantu kita untuk terus mengingat tujuan puasa kita sebagai bentuk pengabdian kepada Allah.
Menghidupkan Waktu Sahur dengan Istighfar dan Doa
Waktu sahur adalah salah satu waktu yang penuh berkah, namun sering dipandang hanya sebagai persiapan fisik untuk puasa. Padahal, sahur adalah saat yang mustajab untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah. Dalam Al-Qur'an, Allah memuji hamba-hamba-Nya yang memohon ampun di waktu sahur, sebagaimana tertulis dalam surah Ali Imran:
???????????????????? ??????????????
"Dan yang memohon ampun di waktu sahur" (QS. Ali Imran: 17).
Rasulullah SAW juga bersabda:
??????????? ??????? ??? ?????????? ????????
"Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan" (HR. Bukhari dan Muslim).
Menghidupkan waktu sahur dengan istighfar dan doa akan membantu kita meraih keberkahan yang besar. Selain itu, sahur yang dilakukan dengan penuh kesadaran akan membuat kita lebih siap menghadapi puasa di siang hari. Ini adalah momen yang bisa dimanfaatkan untuk berdzikir, membaca Al-Qur'an, atau berdoa, yang tentunya mendatangkan pahala.
Menyederhanakan Berbuka Puasa dan Membaca Doa Berbuka
Berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu oleh setiap Muslim, namun sering kali kita terjebak dalam kebiasaan menunda-nunda waktu berbuka. Menyegerakan berbuka saat azan Maghrib berkumandang adalah sunnah yang sangat dianjurkan, dan ini merupakan tanda kebahagiaan yang besar. Rasulullah SAW bersabda:
??? ??????? ???????? ???????? ??? ????????? ?????????? ??????????? ?????????
"Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka" (HR. Ahmad).
Menyegerakan berbuka puasa tidak hanya sebatas soal waktu, namun juga terkait dengan adab. Saat berbuka, kita diajarkan untuk terlebih dahulu berdoa sebelum menikmati hidangan. Doa berbuka yang sahih adalah:
?????????? ???? ?????? ?????? ??????? ??????? ???????? ??????????
"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka" (HR. Abu Dawud).
Membaca doa berbuka ini sebelum menikmati hidangan tidak hanya memberi kita pahala, tetapi juga mendekatkan hati kita kepada Allah. Momen berbuka puasa adalah waktu yang penuh rahmat dan berkah, sehingga sangat penting untuk tidak melewatkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Keutamaan Menghidupkan Sunnah Sederhana
Menghidupkan sunnah-sunnah sederhana di bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan, antara lain:
Bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW: Mengikuti sunnah dalam hal-hal kecil menunjukkan keteladanan Rasulullah SAW dalam seluruh aspek kehidupan.
Menyempurnakan ibadah wajib: Amalan sunnah dapat menambal kekurangan yang mungkin terjadi pada ibadah puasa.
Konsistensi lebih dicintai Allah: Amalan kecil yang dilakukan rutin lebih baik daripada amalan besar yang hanya sesekali.
Investasi akhirat yang besar: Amalan sederhana seperti memberi makan orang berbuka bisa mendatangkan pahala berlipat.
Melatih keikhlasan: Amalan yang tidak tampak melatih kita untuk beribadah hanya karena Allah, bukan karena pujian manusia.
Menghidupkan sunnah sederhana di bulan Ramadhan bukan hanya sekadar untuk memperbanyak ibadah, tetapi juga untuk menjaga konsistensi dalam beramal dan meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Allah. Semoga dengan melaksanakan sunnah-sunnah ini, kita bisa meraih keberkahan yang berlimpah di bulan suci ini.