Inovasi Ramah Lingkungan, Indika Energy Uji Coba Truk Kontainer EV Toyota Tsusho

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:58:55 WIB
Inovasi Ramah Lingkungan, Indika Energy Uji Coba Truk Kontainer EV Toyota Tsusho

JAKARTA - Anak usaha PT Indika Energy Tbk di sektor kendaraan listrik, PT Kalista Nusa Armada (Kalista) memulai uji coba truk kontainer electric vehicle (EV) untuk Toyota Tsusho Indonesia. 

Uji coba ini berlangsung sekitar tiga minggu untuk menilai kesiapan kendaraan di jalur logistik nyata. Tujuan utama adalah mendukung distribusi barang ekspor dan impor dengan kapasitas muatan bervariasi, sekaligus menilai kinerja teknis truk.

Kalista menggandeng Nusatama sebagai distributor khusus kendaraan berat untuk memastikan dukungan operasional. Selama uji coba, kedua pihak mengevaluasi efisiensi energi dan kontribusi terhadap dekarbonisasi. Hal ini menjadi langkah penting dalam penerapan kendaraan listrik untuk logistik nasional.

Evaluasi juga menekankan performa unit, termasuk konsumsi energi, efisiensi biaya, keandalan teknis, dan dukungan perawatan. Parameter operasional seperti jarak tempuh, kapasitas angkut, serta perilaku pengemudi turut diukur secara sistematis. Penilaian lingkungan juga menjadi fokus, khususnya pengurangan emisi karbon.

Kolaborasi Strategis dengan Toyota Tsusho

Direktur Toyota Tsusho Indonesia, Aldriani Meliala menegaskan, uji coba ini membuktikan truk kontainer EV dapat diterapkan secara efektif di operasi harian. Ia menyebut langkah ini mendorong inovasi sekaligus mengurangi emisi Scope 3 di sektor logistik.

"Selain mendorong keterlibatan di sektor logistik, kami juga menjalankan berbagai inisiatif. Salah satunya melalui pemanfaatan International Renewable Energy Certificate (I-REC) sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong klaim penggunaan energi bersih dan pengurangan emisi," jelas Aldriani.

Uji coba ini juga menjadi media bagi Toyota Tsusho untuk menilai integrasi kendaraan listrik dengan sistem logistik yang ada. Pihaknya menekankan pentingnya data operasional nyata untuk mendukung pengambilan keputusan. Kolaborasi dengan Kalista diharapkan mempercepat adopsi EV dalam kegiatan distribusi.

Evaluasi Teknis dan Operasional Kendaraan

Kalista mengungkapkan, parameter yang diukur mencakup efisiensi pengisian daya dan jarak tempuh truk. Selain itu, pengukuran performa unit meliputi kemampuan angkut dan keandalan teknis. Evaluasi menyeluruh ini bertujuan memastikan kendaraan mampu beroperasi optimal di berbagai kondisi jalan dan beban.

Direktur Utama Kalista, Albert Aulia Ilyas menambahkan, inisiatif ini menjadi langkah awal untuk membangun kepercayaan pelanggan di sektor logistik nasional. 

"Program uji coba ini merupakan salah satu solusi end-to-end yang kami sediakan untuk memungkinkan customer melakukan penilaian menyeluruh atas implementasi unit di rute operasional nyata," ungkap Albert.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan logistik mengidentifikasi manfaat dan tantangan penggunaan EV sebelum implementasi penuh. Evaluasi mencakup biaya operasional, keandalan teknis, hingga kontribusi terhadap target dekarbonisasi perusahaan. Dengan data ini, strategi pengembangan armada listrik dapat lebih tepat sasaran.

Mendorong Dekarbonisasi dan Energi Bersih

Selama uji coba, fokus utama juga pada pengurangan emisi karbon dan pemanfaatan energi bersih. Kendaraan listrik diharapkan menurunkan jejak karbon dari kegiatan logistik, sejalan dengan tren global dekarbonisasi. Kalista dan Toyota Tsusho menilai keberhasilan uji coba dapat menjadi acuan implementasi lebih luas di masa depan.

Selain itu, penggunaan I-REC mendukung klaim penggunaan energi bersih dan strategi ESG perusahaan. Hal ini sekaligus mendorong komitmen sektor logistik terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. Evaluasi lingkungan menjadi bagian integral dari pengembangan ekosistem EV yang berkelanjutan.

Pengukuran efisiensi energi juga membantu perusahaan menilai potensi penghematan biaya operasional. Data yang diperoleh dari uji coba digunakan untuk menyempurnakan desain rute, jadwal pengisian daya, dan manajemen armada. Strategi ini penting untuk memastikan kendaraan listrik menjadi solusi logistik yang handal dan ramah lingkungan.

Kolaborasi dengan Nusatama dan Pengembangan Ekosistem EV

Presiden Direktur Nusatama, Bambang Susilo menekankan, kolaborasi dengan Kalista adalah komitmen mempercepat transisi kendaraan listrik komersial. 

Spesifikasi truk kontainer EV yang andal serta kesiapan operasional menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan Nusatama memastikan setiap unit siap digunakan di berbagai rute distribusi secara optimal.

Kerja sama ini juga bertujuan membangun ekosistem EV komersial yang menyeluruh di Indonesia. Bambang menegaskan, integrasi antara penyedia kendaraan, distributor, dan pengguna akhir menjadi fondasi pertumbuhan armada listrik. "Kami ingin memastikan transisi ke kendaraan listrik berjalan lancar sekaligus meningkatkan efisiensi logistik nasional," ujar Bambang.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi industri logistik lainnya untuk mengadopsi EV. Dengan dukungan teknis, operasional, dan distribusi yang mumpuni, kendaraan listrik dapat menjadi solusi transportasi komersial yang lebih ramah lingkungan. Strategi ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan inovasi teknologi di sektor logistik.

Terkini