Rekomendasi Saham WIFI dan Peluang Layanan Internet Rakyat 2026

Senin, 23 Februari 2026 | 11:04:39 WIB
Rekomendasi Saham WIFI dan Peluang Layanan Internet Rakyat 2026

JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge, yang merupakan salah satu emiten yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, baru-baru ini meluncurkan layanan terbaru mereka, Internet Rakyat (IRA), yang memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1,4 GHz. 

Peluncuran layanan ini diharapkan akan menjadi pendorong kinerja positif bagi perusahaan ke depan, karena memberikan alternatif konektivitas dengan harga terjangkau, yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia.

Sebagai layanan broadband berbasis teknologi 5G, Internet Rakyat dihadirkan dengan berbagai fitur yang memanfaatkan infrastruktur canggih dan sinergi teknologi rel dan 5G. 

Dalam hal ini, analisis dari Kiwoom Sekuritas, yang dipimpin oleh Liza Camelia Suryanata, menunjukkan bahwa kombinasi antara teknologi Fixed Wireless Access (FWA) dan jaringan berbasis rel akan menjadi keunggulan strategis bagi WIFI dalam memperluas jangkauan layanan mereka. 

Dengan layanan ini, WIFI berpotensi mempercepat penetrasi broadband, yang didorong oleh meningkatnya kebutuhan data di Indonesia.

Sinergi Teknologi dan Infrastruktur Membuka Peluang Baru

Menurut Liza, keberhasilan Internet Rakyat didorong oleh sinergi antara infrastruktur berbasis rel yang telah dibangun oleh perusahaan dengan teknologi 5G FWA generasi terbaru, seperti yang terintegrasi dalam produk Starlite. 

Dengan teknologi ini, WIFI dapat menjangkau lebih banyak wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh penyedia layanan broadband tradisional. 

Hal ini menjadikan WIFI mampu melayani segmen pasar yang selama ini belum terlayani dengan baik, khususnya di daerah-daerah terpencil atau sulit dijangkau.

"Saat ini, kami melihat adanya peluang besar dalam memperluas jaringan broadband melalui teknologi FWA yang telah terintegrasi dengan infrastruktur berbasis rel. Ini akan mempercepat penetrasi broadband yang sangat dibutuhkan di Indonesia," ujar Liza dalam risetnya. 

Kombinasi tersebut diharapkan dapat mendorong Internet Rakyat untuk berkembang pesat, mengikuti permintaan masyarakat yang terus berkembang akan kebutuhan internet cepat dan stabil.

Target Ambisius dan Strategi Ekspansi

WIFI, melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama, menargetkan 5.500 site aktif pada 2026, dengan fokus pada wilayah-wilayah seperti Jawa, Maluku, dan Papua. 

Target ini mencerminkan ambisi perusahaan untuk tidak hanya meningkatkan infrastruktur mereka, tetapi juga untuk melayani lebih dari 5 juta pelanggan dalam waktu dekat. Shannedy Ong, Direktur Utama WIFI dan PT Telemedia Komunikasi Pratama, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan transisi dari tahap persiapan menuju monetisasi penuh.

“Hari ini adalah bukti nyata dari eksekusi yang dilakukan oleh tim kami. Internet Rakyat bukan lagi sekadar konsep, tetapi kini sudah siap melayani masyarakat. Dengan 5.500 site aktif pada 2026, kami siap menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan,” kata Shannedy. 

Melalui ekspansi jaringan yang agresif, WIFI berharap dapat menguasai pasar layanan fixed broadband di Indonesia, terutama dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Paket Terjangkau dan Keunggulan Teknologi 5G

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Internet Rakyat adalah harga yang sangat bersaing. Dengan paket layanan broadband mulai dari Rp100.000 per bulan, pelanggan dapat menikmati kecepatan unduh hingga 100 Mbps dengan skema unlimited tanpa batas kuota. 

Tidak hanya itu, WIFI juga memberikan fasilitas gratis untuk biaya instalasi dan sewa modem, yang semakin menambah daya tarik layanan ini di kalangan masyarakat yang ingin beralih ke internet berbasis fixed broadband.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh Internet Rakyat adalah pemanfaatan spektrum 1,4 GHz. Shannedy Ong menekankan bahwa spektrum ini memberikan kekuatan dalam penetrasi indoor, sehingga memastikan kualitas konektivitas yang stabil dan andal, bahkan di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh layanan lainnya. 

Dengan pemanfaatan teknologi 5G, WIFI berusaha untuk memberikan pengalaman internet yang lebih cepat dan stabil, yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini.

Proyeksi Pertumbuhan dan Rekomendasi Saham WIFI

Kiwoom Sekuritas dalam risetnya mempertahankan rekomendasi buy untuk saham WIFI dengan menaikkan target harga menjadi Rp4.000 per saham. 

Penilaian ini didasarkan pada proyeksi pertumbuhan yang positif, seiring dengan pengembangan layanan Internet Rakyat dan ekspansi jaringan yang masif. Dengan layanan broadband terjangkau dan teknologi 5G FWA, saham WIFI diprediksi akan mendapatkan respon positif dari pasar.

Namun, Liza juga mengingatkan bahwa terdapat beberapa risiko yang perlu diperhatikan, seperti melemahnya daya beli konsumen, persaingan pasar yang semakin ketat, serta kemungkinan peningkatan biaya operasional yang dapat menekan profitabilitas perusahaan. Selain itu, prospek ekonomi Indonesia yang diprediksi mengalami penurunan outlook juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam proyeksi kinerja saham WIFI ke depan.

“Risiko utama bagi WIFI adalah penurunan daya beli konsumen dan persaingan yang semakin ketat. Namun, dengan strategi yang tepat, kami percaya bahwa Internet Rakyat akan membawa dampak positif bagi kinerja perusahaan,” tambah Liza.

Terkini