Panduan Lengkap Syarat Pengajuan KUR BRI 2026 untuk UMKM Nasional

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:57:20 WIB
Panduan Lengkap Syarat Pengajuan KUR BRI 2026 untuk UMKM Nasional

JAKARTA - Perencanaan keuangan menjadi kunci utama bagi pelaku UMKM sebelum memutuskan mengambil tambahan modal usaha. 

Melalui skema tabel KUR BRI 2026 pinjaman Rp100 juta tanpa jaminan, calon debitur dapat menakar kemampuan bayar secara lebih terukur. Skema ini membantu pelaku usaha memahami rincian cicilan sebelum benar-benar mengajukan pembiayaan.

Tabel KUR BRI 2026 telah menjadi acuan penting bagi pelaku UMKM yang ingin mengakses Kredit Usaha Rakyat. Salah satu yang paling banyak dicari masyarakat adalah tabel KUR BRI 2026 pinjaman mulai Rp100 juta. Hal ini karena nominal tersebut dinilai cukup ideal untuk mengembangkan skala usaha kecil menjadi lebih besar.

Melalui tabel tersebut, calon debitur bisa melihat simulasi angsuran berdasarkan plafon pinjaman serta tenor yang dipilih. Informasi itu memungkinkan pelaku usaha menghitung besaran cicilan bulanan dengan lebih akurat. Dengan begitu, risiko keterlambatan pembayaran dapat ditekan sejak awal perencanaan.

Di tahun 2026, bunga KUR BRI 2026 ditetapkan sekitar 6 persen per tahun sesuai ketentuan pemerintah. Besaran bunga tersebut tergolong ringan dan kompetitif bagi pelaku UMKM. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah secara lebih luas.

Pemahaman terhadap tabel KUR BRI menjadi langkah awal sebelum datang ke kantor cabang atau mengakses layanan daring. Perencanaan yang matang akan membantu pelaku usaha menyesuaikan cicilan dengan kemampuan keuangan. Dengan perhitungan tepat, pembayaran angsuran dapat berjalan lancar hingga tenor berakhir.

Syarat Pengajuan yang Perlu Dipenuhi

Agar pengajuan KUR BRI 2026 berjalan lancar, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi. Dokumen yang dibutuhkan meliputi Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk sebagai identitas utama. Kedua dokumen tersebut menjadi bukti legalitas data pribadi pemohon.

Selain identitas diri, terdapat ketentuan usia minimal bagi calon peminjam. Pemohon harus berusia minimal 17 tahun atau 21 tahun khusus untuk KUR Mikro. Ketentuan ini memastikan peminjam telah memenuhi batas usia produktif dan cakap hukum.

Bagi yang sudah menikah, akta nikah juga menjadi salah satu dokumen yang perlu dilampirkan. Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, calon debitur wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Dokumen tersebut menunjukkan kepatuhan administrasi perpajakan sesuai aturan yang berlaku.

Calon peminjam juga harus memiliki Nomor Induk Berusaha atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan, RT, atau RW setempat. Bukti legalitas usaha ini menjadi syarat penting dalam proses verifikasi. Selain itu, usaha yang diajukan harus sudah berjalan minimal enam bulan.

Syarat lainnya adalah tidak sedang menerima kredit dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit. Ketentuan ini bertujuan menjaga kualitas pembiayaan agar tetap sehat. Dengan memenuhi seluruh persyaratan, peluang persetujuan pinjaman akan semakin besar.

Proses Pengajuan Secara Langsung

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor cabang atau melalui sistem online. Bagi pelaku UMKM yang memilih datang langsung, seluruh dokumen persyaratan perlu dibawa dalam bentuk fisik. Setelah itu, berkas akan diserahkan kepada petugas untuk diverifikasi.

Petugas bank akan memeriksa kelengkapan dokumen dan memberikan penjelasan terkait proses selanjutnya. Jika data dinilai memenuhi ketentuan, pengajuan akan diproses ke tahap analisis kredit. Pada tahap ini, kelayakan usaha menjadi pertimbangan utama.

Calon debitur juga akan mendapatkan informasi mengenai simulasi angsuran sesuai plafon dan tenor yang dipilih. Penjelasan tersebut penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Dengan komunikasi yang jelas, proses pengajuan bisa berjalan lebih transparan.

Setelah proses administrasi selesai, nasabah akan menunggu hasil persetujuan dari pihak bank. Apabila disetujui, dana pinjaman akan dicairkan sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk menjaga keamanan dan ketepatan sasaran pembiayaan.

Pengajuan langsung di kantor cabang dinilai cocok bagi pelaku usaha yang ingin berkonsultasi lebih detail. Interaksi tatap muka memudahkan calon debitur menanyakan hal-hal teknis terkait pembiayaan. Dengan begitu, setiap pertanyaan bisa dijawab secara langsung oleh petugas.

Langkah Pengajuan Secara Online

Selain datang ke kantor cabang, pengajuan KUR BRI 2026 juga dapat dilakukan secara online. Calon debitur dapat membuka laman resmi https://kur.bri.co.id untuk memulai proses pendaftaran. Sistem ini memberikan kemudahan akses tanpa harus datang langsung ke kantor.

Setelah membuka laman resmi, pemohon diminta login menggunakan alamat email dan kata sandi akun terdaftar. Selanjutnya, klik “Ajukan Pinjaman KUR” untuk melanjutkan proses. Bacalah syarat dan ketentuan dengan saksama sebelum melanjutkan tahap berikutnya.

Pemohon perlu memilih opsi “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”. Setelah itu, klik “I'm not a Robot” dan isi data diri secara lengkap. Pengisian data harus dilakukan dengan benar agar tidak menghambat proses verifikasi.

Tahap berikutnya adalah mengisi data usaha secara lengkap sesuai kondisi sebenarnya. Dokumen seperti KTP, keterangan usaha, pas foto, dan foto usaha perlu diunggah ke sistem. Setelah semua terisi, klik “Selanjutnya” untuk melanjutkan proses.

Calon debitur dapat memilih menu “Hitung Angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar. Setelah yakin dengan simulasi tersebut, klik “Ajukan Pinjaman”. Nantinya akan muncul halaman informasi mengenai disetujui atau tidaknya pinjaman yang diajukan.

Tahapan Akhir dan Survei Lapangan

Setelah pengajuan dilakukan, nasabah akan menunggu proses verifikasi lanjutan dari pihak bank. Salah satu tahapan penting adalah survei fisik oleh petugas. Survei ini bertujuan memastikan keberadaan dan kelayakan usaha yang diajukan.

Petugas akan mendatangi lokasi usaha untuk mencocokkan data dengan kondisi di lapangan. Proses ini menjadi bagian dari analisis kredit sebelum keputusan akhir diberikan. Dengan adanya survei, pembiayaan dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.

Apabila seluruh tahapan berjalan lancar, keputusan persetujuan akan disampaikan kepada pemohon. Jika disetujui, dana pinjaman dapat segera dimanfaatkan sebagai tambahan modal usaha. Skema KUR BRI 2026 pun diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.

Terkini